HARGA : CALL (klik disini untuk informasi harga lebih detil)
PRODUCT CODE : CBW140AC-K9

Jika anda berharap standard wifi 6 (802.11ax) sudah hadir pada Cisco Business 140AC Access Point yang kami review kali ini - maka harapan anda akan pupus. Karena pada saat tulisan ini dibuat, bahkan pabrikan kelas rumahan saja hanya membenamkan standard 802.11ax pada seri high end mereka. Sedangkan pada segmen enterprise keadaannya juga sama - standard wifi 6 hanya hadir pada model high end dan belum menyentuh model entry level. Cisco Business 140AC Access Point sendiri sudah menggunakan standard 802.11ac wave 2 (wifi 5) - yang menurut kami sudah lebih dari cukup untuk perangkat wireless access point kelas SMB (Small Medium Business). Karena saat tulisan ini dibuat - perangkat end point yang mendukung wifi 6 hanyalah terbatas pada perangkat flagship yang harganya selangit - baik untuk perangkat mobile ataupun desktop.
Cisco Business 140AC Access Point dibekali dengan dual radio yang bekerja pada frekuensi 2.4Ghz dan 5Ghz. Cisco sendiri mengklaim bahwa Cisco Business 140AC Access Point memiliki data rate sampai dengan 876Mbps pada frekuensi 5Ghz dengan standard 802.11ac wave 2 yang dimilikinya. Sedangkan frekuensi 2.4Ghz yang hadir pada Cisco Business 140AC Access Point hanya menggunakan standard 802.11n yang diatas kertas hanya memiliki data rate sampai dengan 300Mbps - sebagai catatan; standard 802.11ac hanya bekerja pada frekuensi 5Ghz - dan tidak dapat berjalan pada frekuensi 2.4Ghz. Dengan total data rate yang mencapai 1.2Gbps, Cisco Business 140AC Access Point dibekali dengan sebuah port gigabit ethernet sebagai uplink port - yang juga telah dilengkapi dengan fitur PoE (Power over Ethernet) dengan standard 802.3af/at. Konfigurasi 2x2 MIMO pada Cisco Business 140AC Access Point memberikan kapasitas concurrent user sampai dengan 400 user pada kedua radio yang dimilikinya.
Ada fitur utama yang layak mendapat perhatian pada Cisco Business 140AC Access Point; salah satunya adalah aplikasi Cisco Business Mobile App yang bisa dibilang berfungsi sebagai wireless controller yang menjalankan fungsi deployment, monitoring dan manajemen. Fitur virtual controller yang ditanamkan pada salah satu perangkat wireless access point masih absen pada Cisco Business 140AC Access Point - yang digantikan secara terbatas oleh Cisco Business Mobile App. Fitur berikutnya yang menarik pada Cisco Business 140AC Access Point adalah fitur mesh extender yang membuat penambahan perangkat Cisco Business 140AC Access Point tidak perlu disertai tambahan tarikan kabel LAN sebagai backbone link. Cisco sendiri mengklaim bahwa fitur mesh extender mereka mampu menampung sampai dengan maksimum 25 access point dengan jumlah hop maksimal sampai dengan 8 hop.


