HARGA : CALL (klik disini untuk informasi harga lebih detil)
PRODUCT CODE : Q9H62A

Seperti biasa, semua seri wireless access point milik Aruba hadir dalam 2 varian; dengan internal antenna dan eksternal antenna - tak terkecuali dengan Aruba 510 Series yang kami review kali ini. Aruba 510 Series memiliki 2 varian model; Aruba AP-514 dengan 4 konektor RP-SMA untuk mengakomodasi penggunaan antenna eksternal dan Aruba AP-515 yang sudah dibekali dengan dual band down-tilt omnidirectional antenna.Pilihan penggunaan antenna internal ataupun eksternal yang ditawarkan pada Aruba 510 Series memberikan fleksibilitas bagi penggunanya untuk menyesuaikan dengan area coverage yang diinginkan. Aruba 510 Series diluncurkan pada September 2018 bersama dengan 2 seri lainnya yang sudah mengadopsi standard 802.11ax - Aruba 530 Series dan Aruba 550 Series. Positioning Aruba 510 Series sendiri masuk kedalam kelas mid-range access point dengan konfigurasi 4x4 MU-MIMO pada frekuensi 5Ghz dan 2x2 MIMO pada frekuensi 2.4Ghz.
Diatas kertas, standard 802.11ax yang dimiliki oleh Aruba 510 Series ini jauh lebih superior dibandingkan standard 802.11ac wave 2. Aruba 510 Series mampu memberikan total data rate sampai dengan 5.4Gbps - yang hampir 2 kali lipat lebih besar dibandingkan standard 802.11ac wave 2. Data rate 5.4Gbps yang disebutkan barusan merupakan kombinasi dari 4.8Gbps data rate pada frekuensi 5Ghz dan 575Mbps pada frekuensi 2.4Ghz. Dan untuk menyalurkan data rate yang besar ini, Aruba 510 Series dilengkapi dengan 2 buah port ethernet dengan 1 port HPE SmartRate yang mampu menyalurkan data sampai dengan 2.5Gbps dengan standard NBASE-T dan sebuah port gigabit ethernet yang mampu menyalurkan data sampai dengan 1Gbps. Kedua port yang hadir pada Aruba 510 Series memiliki kemampuan link aggregation yang membuat Aruba 510 Series memiliki total 3.5Gbps uplink port. Standard PoE (Power over Ethernet) juga hadir pada Aruba 510 Series dengan menggunakan standard 802.3af/at/bt.
Pada saat tulisan ini dibuat, standard 802.11ac (baik wave 1 ataupun wave 2) sudah mulai banyak diadopsi oleh perangkat end point seperti smartphone ataupun laptop - yang menurut kami sudah memiliki kecepatan yang lebih dari cukup untuk penggunaan normal. Walaupun memiliki kecepatan yang lebih baik dibandingkan standard 802.11ac, standard 802.11ax sebenarnya lebih ditujukan untuk memenuhi kebutuhan perangkat wireless access point dengan tingkat kepadatan end point yang tinggi. Hal ini berkaitan dengan semakin tingginya penetrasi teknologi IoT yang menggantungkan kehidupannya pada jaringan wifi - yang berdampak dengan semakin tingginya perangkat end point yang harus dicover oleh perangkat wireless access point. Aruba 510 Series menggunakan standar OFDMA (Orthogonal Frequency Division Multiple Access) yang membagi sebuah channel kedalam domain domain frekuensi - sehingga memungkinkan koneksi simultan yang lebih banyak untuk perangkat end point dengan karakteristik low data rate seperti perangkat perangkat IoT.


