HARGA : CALL (klik disini untuk informasi harga lebih detil)
PRODUCT CODE : JX935A

Aruba 300 Series diluncurkan pada akhir 2016 lalu bersamaan dengan Aruba 207 Series. Jika Aruba 207 Series ditujukan untuk memberikan akses wifi 802.11ac yang terjangkau bagi semua kalangan enterprise, maka Aruba 300 Series diposisikan untuk memberikan akses yang lebih cepat dengan 802.11ac wave 2 untuk medium density environment. Yang jelas Aruba sangat menyadari bahwa mereka harus memiliki portfolio wireless access point yang lengkap dikarenakan tidak semua organisasi membutuhkan perangkat high-end (ataupun low-end) untuk memenuhi kebutuhan akses wifi bagi perangkat end point milik mereka. Dan Aruba 300 Series diposisikan untuk memberikan solusi interkoneksi jaringan wifi bagi area dengan tingkat kepadatan medium dengan kapasitas concurrent user antara 50 sampai dengan 75 concurrent end point untuk tiap radio-nya - yang berarti 100 sampai 150 end point untuk tiap Aruba 300 Series dengan dual radio yang dimilikinya. Aruba tetap menyediakan 2 opsi deployment; instant dengan built in virtual wireless controller ditiap perangkat wireless access point milik mereka dan model deployment dengan dedicated wireless controller yang memiliki beberapa fitur yang tidak dapat ditemukan pada perangkat virtual controller yang hadir pada seri instant.
Selain dibedakan berdasarkan model deployment, Aruba juga tetap setia memberikan opsi pilihan dengan eksternal antenna dengan Aruba 300 Series milik mereka pada Aruba AP-304 dan Aruba IAP-304. Penggunaan antenna eksternal sendiri akan sangat membantu untuk memberikan jangkauan sinyal wifi yang lebih jauh - dengan mengarahkan sinyal wifi kesuatu area tertentu, tetapi tentu saja dengan mengorbankan range coverage dari perangkat wireless access point tersebut. Aruba 300 Series dibekali dengan standard 802.11ac wave 2 yang mampu memberikan data rate sampai dengan 1.3Gbps pada frekuensi 5Ghz dan 300Mbps pada frekuensi 2.4Ghz. Dengan total data rate sampai dengan 1.8Gbps, Aruba 300 Series hanya dibekali dengan sebuah uplink port gigabit ethernet dengan kecepatan 1Gbps. Dan layaknya perangkat wireless access point seri enterprise lainnya, port gigabit ethernet yang dimiliki oleh Aruba 300 Series ini sudah mendukung standard PoE (Power over Ethernet) 802.3af - dengan fitur power saving sehingga konsumsi daya yang dibutuhkan oleh Aruba 300 Series ini sangat kecil.
Yang menarik pada Aruba 300 Series ini adalah konfigurasi MIMO yang tidak seragam pada frekuensi 2.4Ghz dan 5Ghz. Aruba 300 Series memiliki konfigurasi 3x3 MU-MIMO pada frekuensi 5Ghz, sedangkan pada frekuensi 2.4Ghz hanya dibekali dengan 2x2 MIMO. Dari konfigurasi MIMO yang dimiliki oleh Aruba 300 Series ini terlihat bahwa Aruba menganggap perangkat end point dengan standard 802.11b/g/n yang beroperasi pada frekuensi 2.4Ghz sudah semakin sedikit dibandingkan perangkat end point dengan standard 802.11ac (baik wave 1 ataupun wave 2). Jadi jika organisasi anda masih didominasi oleh perangkat yang beroperasi pada frekuensi 2.4Ghz maka penggunaan Aruba 300 Series akan sedikit mubazir - kecuali anda akan melakukan update pada perangkat perangkat end point milik organisasi anda dengan standard 802.11ac. Tetapi jika organisasi anda tidak berencana melakukan update pada perangkat end point milik mereka maka kami lebih menyarankan untuk menggunakan seri Aruba 200 Series ataupun Aruba 207 Series yang memiliki konfigurasi MIMO yang sama pada frekuensi 2.4Ghz dengan Aruba 300 Series.


