HARGA : CALL (klik disini untuk informasi harga lebih detil)
PRODUCT CODE : AF24HD

Ubiquiti airFiber sendiri memiliki beberapa sub-varian seperti Ubiquiti airFiber 24, Ubiquiti airFiber 24HD, Ubiquiti airFiber 5, Ubiquiti airFiberX dan Ubiquiti airFiber 11FX. Perbedaan dari masing masing varian ini lebih kepada frekuensi yang disupport oleh masing masing perangkat radio point to point tersebut. Ubiquiti sendiri meng-klaim bahwa seri Ubiquiti airFiber merupakan satu satunya produk wireless poin to point yang memiliki ukuran kompak yang beredar dipasar saat ini. Dengan form factor yang dimilikinya, maka proses instalasi Ubiquiti airFiber menjadi lebih mudah dan lebih cepat. Ubiquiti airFiber sendiri memiliki beberapa kelebihan mulai dari kemampuan range yang jauh sampai dengan troughput yang besar yang diiringi dengan latency yang kecil. Untuk kemampuan low latency ini, Ubiquiti menggunakan metode yang unik dimana jika pada perangkat wireless point to point tradisional memiliki latency tinggi karena sebelum mengirim paket, maka paket yang dikirimkan sebelumnya harus di-acknowledgement (ACK) oleh penerimanya, sedangkan pada Ubiquiti airFiber pengiriman paket dapat dilakukan secara simultan tanpa harus menunggu ACK dari penerimanya.
Kelebihan berikutnya yang dimiliki oleh Ubiquiti airFiber adalah penggunaan dual antenna untuk memisahkan traffic transmit (TX) dan receive (RX). Dengan memisahkan antenna TX dan RX, maka tidak lagi diperlukan komponen duplexer sehingga berujung pada harga yang lebih kompetitif dibandingkan dengan produk lainnya yang masih menggunakan sebuah antenna untuk traffic RX dan TX. Selain itu dengan pemisahan antenna pada Ubiquiti airFiber mampu mengurangi RF loss yang diakibatkan oleh duplexer atau switch sehingga sinyal yang dipancarkan menjadi lebih kuat. Untuk mode operasi dari Ubiquiti airFiber, perangkat ini sudah mendukung model tradisional TDD dan FDD disamping mode HDD (Hybrid Divisio Duplexing) yang merupakan protokol propiertary milik Ubiquiti yang memiliki kemampuan lebih baik dibandingkan model TDD atau FDD tradisional dengan range yang lebih luas serta efisiensi penggunaan spektrum gelombang radio.
Untuk varian Ubiquiti airFiber 5 dan Ubiquiti airFiber 5U, kedua perangkat ini bekerja pada frekuensi 5Ghz yang memiliki troughput sampai dengan 1.2Gbps dengan range mencapai 100km. Sedangkan untuk varian Ubiquiti airFiber 24 memiliki troughput yang lebih besar dibandingkan Ubiquiti airFiber 5 dan Ubiquiti airFiber 5U pada angka 1.5Gbps tetapi dengan range yang hanya mencapai 13km. Ubiquiti airFiber 24 sendiri bekerja pada frekuensi 2.4Ghz yang tidak membutuhkan lisensi. Dan jika membutuhkan troughput yang lebih besar dengan range yang lebih jauh pada frekuensi 2.4Ghz, maka Ubiquiti airFiber 24 HD merupakan salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan. Perangkat ini dibekali dengan troughput mencapai 1.5Gbs dengan range yang mencapai 20km. Penggunaan radio point to point sendiri saat ini masih cukup populer, terutama pada daerah rural dimana infrastruktur jaringan masih rendah, sedangkan pada area perkotaan penggunakan radio point to point sendiri lebih banyak sebagai backup link sehingga jika main link (yang biasanya merupakan jaringan fiber optik) mati, maka perangkat inilah yang menjamin koneksi tetap hidup.


