HARGA : CALL (klik disini untuk informasi harga lebih detil)
PRODUCT CODE : ASG-S200-30-U1000

Symantec ASG S200 sendiri terbagi menjadi 2 sub model; Symantec ASG S200-30 dan Symantec ASG S200-40. Kedua sub model ini mampu memberikan kemampuan untuk melindungi end user sampai dengan total 2500 end user. Perbedaan dari kedua sub model ini adalah dari sisi kapasitas minimum; dimana Symantec ASG S200-30 memiliki kapasitas paling kecil mulai dari 500 end user, sedangkan Symantec ASG S200-40 memiliki kapasitas minimum mulai dari 1000 user. Symantec ASG S200 sendiri telah dilengkapi dengan kapasitas storage sampai dengan 1GB dengan 2 unit SATA harddisk yang masing masing berukuran 500GB. Untuk jumlah interface yang dimiliki oleh Symantec ASG S200 secara default terdiri dari 2 port gigabit ethernet dengan kemampuan by-pass, 2 port gigabit ethernet tanpa opsi by-pass dan sebuah port fast ethernet untuk BMC management port. Dan jika dirasa kurang, Symantec ASG S200 memiliki opsi 4 port gigabit ethernet dengan kemampuan by-pass atau 4 port SFP juga dengan kemampuan by-pass. Opsi tambahan interface ini bersifat modular, sehingga dapat ditambahkan kapanpun jika dibutuhkan.
Sama seperti produk keluaran duo Symantec dan Blue Coat lainnya, Symantec ASG S200 juga ditemani dengan 2 seri appliance lainnya yang memiliki kapasitas lebih besar; Symantec ASG S400 dan Symantec ASG S500. Pada seri Symantec ASG S500 telah dibekali dengan kemampuan untuk melindungi user sampai dengan 50.000 user, sedangkan pada Symantec ASG S400 telah dibekali dengan kemampuan untuk melindungi user sampai dengan 25.000 user. Sebagai seri terkecil, hanya Symantec ASG S200 yang masih belum dilengkapi dengan opsi redundant power supply, dimana kedua seri lainnya yang lebih besar; Symantec ASG S400 dan Symantec ASG S500 telah dilengkapi dengan opsi redundant power supply. Perbedaan lainnya dari masing masing model appliance ini adalah dari sisi network interface dan kapasitas storage. Pada Symantec ASG S500-20, seri appliance ini telah dilengkapi dengan 16TB SAS harddisk dan 4 buah port ethernet dengan kecepatan 10Gbps dengan 2 port dengan fitur by-pass dan 2 port sisanya tanpa fitur by-pass. Untuk opsi interface tambahan, Symantec ASG S500-20 sendiri telah dilengkapi dengan opsi 4 port gigabit ethernet baik dengan media copper atau optik serta pilihan 2 port 10Gbps port juga dengan pilihan media optik ataupun copper.
Fungsi perangkat Secure Web Gateway sendiri saat ini bisa dibilang sangat penting, terutama dari sisi security dimana banyak sekali bertebaran situs web yang isinya mengandung malware yang dapat meng-infeksi jaringan organisasi anda. Ditambah lagi dengan semakin tingginya penetrasi aplikasi berbasiskan cloud - dimana mayoritas menggunakan web sebagai media-nya, maka perangkat Secure Web Gateway seperti Symantec ASG S200 ini sangat berperan besar untuk mengamankan jaringan organisasi anda. Selain itu kemampuan content filtering akan membuat para pekerja menjadi lebih produktif, karena dapat benar benar melakukan pekerjaannya tanpa terganggu keinginan untuk meng-akses konten konten media sosial yang terbukti sangat membunuh produktivitas para pekerja. Dari sisi efisiensi Symantec ASG S200 juga akan memberikan penghematan dalam konsumsi bandwidth dengan kemampuan caching yang dimilikinya sehingga konten yang sama tidak akan selalu diakses melalui jaringan internet. Dengan fitur bandwidth management yang ada pada Symantec ASG S200 ini maka network administrator dapat mem-prioritaskan bandwidth yang dimiliki oleh organisasi anda untuk aplikasi bisnis dibandingkan aplikasi yang bersifat rekreasional.


