HARGA : CALL (klik disini untuk informasi harga lebih detil)
PRODUCT CODE : ZXA10-C300

Seperti kita ketahui bersama, pada infrastruktur berbasiskan kabel tembaga -terutama jaringan ethernet- memiliki beberapa keterbatasan seperti jarak transmisinya yang hanya mencapai 100 meter. Pada saat tulisan ini dibuat, popularitas jaringan ethernet sangat mendominasi pasar infrastruktur jaringan komputer dikarenakan harga dan teknologinya yang ekonomis. Menurut pendapat kami, teknologi ethernet akan tetap mendominasi pasar infrastruktur terutama untuk segmen enterprise yang rata rata jarak antara end point dan active device yang berdekatan. GPON sendiri -sekali lagi- menurut kami merupakan teknologi yang sangat ideal dimana jarak antar end point dan active device (dalam hal ini switch) lebih dari 100 meter. Kondisi dimana kepadatan end point yang sangat rendah juga dapat menjadi solusi efektif penggunaan GPON, terutama dari sisi biaya. Oleh karena itu jaringan GPON saat ini sangat populer pada segmen service provider dan hospitality. Service provider sendiri akan sangat diuntungkan dengan meng-aplikasikan teknologi GPON dikarenakan jangkauan dari jaringan fiber optik yang mampu menjangkau puluhan kilometer tanpa memerlukan perangkat active ditengah tengahnya.
Sedangkan pada industri hospitality, teknologi GPON akan sangat berguna pada hotel atau apartment yang memiliki properti berukuran luas sehingga jika tetap ingin mengadopsi teknologi ethernet mereka akan membutuhkan banyak sekali perangkat aktif baik itu berupa switch ataupun repeater. Selain jumlah perangkat aktif yang banyak, masalah supply listrik juga akan menambah biaya dari aplikasi jaringan ethernet dikarenakan semua perangkat aktif pasti membutuhkan supply listrik untuk membuatnya berjalan. Sedangkan dengan menggunakan teknologi GPON, maka keterbatasan jarak yang dimiliki oleh jaringan ethernet sudah tidak lagi menjadi masalah. Sebenarnya jika hanya berkutat pada masalah jangkauan jaringan, ada beberapa teknologi lain yang memiliki jangkauan lebih dari 100 meter seperti VDSL yang menggunakan jaringan berbasiskan infrastruktur telepon untuk melakukan transimis data, tetapi dari sisi bandiwdth yang diberikan masih belum mampu menyamai baik itu jaringan ethernet maupun jaringan GPON. Jaringan GPON sendiri mempu memberikan data rate sampai dengan 1.2Gbps untuk uplink dan 2.5Gbps untuk downlink, sehingga teknologi ini ideal untuk aplikasi triple play.
Beberapa komponen pada teknologi GPON antara lain adalah NMS, OLT, ODP dan ONT. Sebenarnya masih ada beberapa komponen lain yang terdapat pada jaringan GPON, tetapi kami hanya akan membahas beberapa komponen utama saja. NMS merupakan singkatan dari Network Management System yang bisa dibilang merupakan otak dari jaringan GPON yang berfungsi untuk mengatur komponen GPON lainnya sehingga dapat menghantarkan data kepada end point. OLT atau Optical Line Terminal merupakan gateway antara jaringan GPON dengan layana upstream maupun media lainnya dengan end point lainnya yang terhubung melalui jaringan GPON. ODP (Optical Distribution Point) bersama dengan splitter merupakan titik distribusi dari main link kepada titik end point dimana perangkat ONT (Optical Network Termination) berada. Dari berbagai kelebihan yang dimiliki oleh teknologi GPON, masih terdapat beberapa kekurangan seperti masih mahalnya harga dari kabel fiber optic serta data rate yang masih belum mampu menandingi data rate dari standard ethernet yang saat ini sudah mencapai kecepatan 100Gbps.


